Pemain :
-
Aku (steven
hudson helsing)
-
Mr. x
-
Frank
Astaga, kenapa aku dan Aji ada
diruangan ini lagi, tapi kenapa ada
orang lain selain kami yg diikat seperti ini, dan sepertinya dia juga orang
timur.
Frank : kalian sudah puas tertidur ?
Steven : sebenarnya masih belum
Frank : cepat pulihkan tenaga kalian karena akan ada tugas yg
cukup berat yg harus kalian kerjakan
Mr. X : kenapa kami harus melakukannya !
Frank : karena jika tidak, kalian semua akan mati.
Frank pergi begitu saja, tapi ada seseorang yg datang setelah
dia pergi yg tidak lain adalah orang yg saat itu menghadang kami untuk lari,
dan namanya adalah nicolas.
Nicolas : bagaimana, kalian sudah mengerti !?
Mr. X : apa yang kau maksud ?
Nicolas : ternyata kalian semua sangat bodoh
Mr. X : jangan menghina kami
Nicolas : siapa yg menghina, kalian penjahat paling populer
dan paling dicari
Steven : aku sudah muak, lepaskan kami
Nicolas : aku akan meleaskanmu setelah kau manyelesaikan
tugasmu
Steven : katakan saja apa yg harus kami lakukan ?
Nicolas : kalian akan tahu setelah dia bangun (menunujuk Nagato yg masih pingsan).
Nicolas pergi dan aku ingin ke kamar kecil, orang yang tadi
belum sadarkan diri akhirnya terbangun, dan dia menanyakan apa yg terjadi, mr.
X menjelaskannya.
Nagato : sangat terhormat bisa bertemu dengan kalian berdua
Steven : apa maksudmu ?
Nagato : kalian berdua adalah penjahat paling dicari, namun
kalian selalu lolos dari pengejaran polisi, bahkan agen profesional yg
diperintahkan untuk menangkap kalian tidak dapat menemukan kalian, bahkan kalian
dianggap sudah mati karena tidak pernah terihaat lagi
Mr. X : kau tahu banyak tentang kami, tapi kau ini siapa ?
Nagato : aku Nagato, dan aku juga penjahat sama seperti
kalian
.Tiba-tiba Frank dan Nicolas datang.
Nicolas : sepertinya kalian sudah berkenalan, Steven, mr. X ,
dan Nagato
Nagato : apa maksudmu ?
Nicolas : kalian bertiga penjahat profesional, kami hanya
ingin mengetes kemampuan kalian saja
Nicolas menjelaskan kalau kami
bertiga harus menjalankan 3 buah misi yg harus diselesaikan tanpa diketahui
siapapun, jika kami tertangkap atau salah satu dari kami kabur, kami bertiga
akan mati. Dan hasil dari setiap perampokan itu harus diberikan kepada Frank.
Kami bertiga tidak percaya dan
mencoba untuk memberontak, tapi kedua pengawal Frank datang membawa seorang
laki-laki dan Frank menembak orang itu walaupun orang itu sudah memohon untuk
tidak dibunuhnya.
Baiklah, ini akan menjadi terasa
sangat berat, disaat aku sudah tersadar untuk tidak melakukan perbuatan itu
lagi dan sekarang aku disuruh untuk melakukannya, tidak ada pilihan lain selain
menurutinya.
MISSIONS 01
: THEFT OF DIAMOND.
Pagi ini
semuanya akan dimulai, tak tahu yang akan kami lakukan dan tanpa semangat sama
sekali. Aku, mr. X, dan Nagato pergi ke sebuah musium dan di sanalah berlian
itu, dipajang dengan keamanan yang super canggih. Aku melemparkan sebuah uang
koin ke arah berlian itu dan seketika alarm pun berbunyi, sebuah pagar besar
turun dari atasnya dan mengelilingi berlian itu, siapapun yg masuk ke dalam
tidak akan bisa keluar membawa berlian itu.
Dan aku mengetahui sesuatu saat Nagato menempelkan obeng
kecil yang dibawanya, pagar besi itu mengeluarkan listrik tegangan besar,
siapapun yang menyentuhnya akan tewas ditempat, pagar itu bukan hanya sebuah
penjara.
Petugas
musium itu datang, menyuruh pengunjung untuk keluar dan mematikan systemnya.
Yah,, sudah cukup untuk mengetahui keadaan dan keamanan di musium itu.
Berlian termahal itu memiliki penjagaan yang super, aku harus
berhati-hati dalam melakukan semua ini.
Malam hari dimana kami
akan memulai aksi kami, pertama yang harus kami lakukan adalah masuk tanpa
diketahui oleh siapapun termasuk kamera cctv.
Mr. X mengeluarkan laptopnya, dia memprogram supaya jaringan
di musium itu terganggu, butuh waktu beberapa menit tapi akhirnya dia berhasil
melakukannya, dia mengacaukan jaringannya, radiasi yg dipancarkan hanya 20
meter dari titik pusat yaitu laptopnya.
Nagato : hebat, kalian sangat hebat
Mr. X : sudah jangan banyak bicara, radiasi ini hanya bertahan
15 menit, jadi kita harus cepat
Penjaga disana terkejut karena
semua alat elektronik yang ada disana menjadi kacau. Nagato yang pertama masuk
untuk membolak-balikkan tayangan cctv yg dipantau diruangan lain. Masalah cctv
sudah selesai, semua cctv sudah mati dan sekarang tinggal berliannya.
Mr. X membuka semua system
penjagaan berlian itu dengan laptop miliknya dan untuk berjaga-jaga dia juga
mengacaukan system jaringannya, sekarang radiasinya hanya 6 meter karena
berlian itu ada didepan kami dan hanya 5 meter dari titik aman pengunjung, kali
ini aku yang menjadi eksekutor, aku perlahan masuk, systemnya tidak berfungsi tapi
setelah aku sampai disana tepat didepanku berlian itu dipajang kaca yg
melindunginya anti peluru jangankan ditembak, nyamuk yang menyentuhnya saja akan
mati karena semuanya dilindungi dengan listrik tegangan tinggi.
Kaca itu hanya sebesar 30x30 cm2, tapi
untuk membukanya aku harus memasukkan 7 digit huruf, apa yg harus aku ketik !!
“6 menit lagi, kau harus cepat
steven !” ucap mr. X
Apa yg harus aku masukkan untuk
membukanya, aku mulai mengetik huruf pertama yg aku masukkan adalah D, tak
terjadi apa-apa berarti aku benar, huruf kedua ‘I’ dan aku mengetik untuk huruf
ketiga dan ke empat ‘A’ dan ‘M’ ya,, sudah benar, aku mengetik 3 huruf terakhir
dengan cepat berharap tak ada kesalahan ‘O’ ‘N’ dan ‘D’. Tak terjadi apa-apa
ternyata aku benar kata sandinya adalah DIAMOND. Tapi masalah datang
lagi,sekarang aku harus memasukkan 8
digit angka.
Nagato datang, dan memberitahu
kalau semuanya sudah beres, 3 menit lagi dan aku harus cepat aku terus
berfikir, berapa angkanya.
Nagato bilang kalau tidak salah nomornya adalah “12031897”
baiklah aku akan mencobanya, dan ternyata tepat, itu kode angkanya. Tapi ada
satu permasalahan lagi, “kode diterima, silahkan masukkan sidik jari anda !” itu
kalimat setelah aku berhasil menuiskan kode angkanya.
Sidik jari
siapa dan dimana aku harus mendapatkannya,
Mr. X : ayolah Steven, tinggal 2 menit lagi
Steven : Diam dulu
Nagato : aku tahu, serahkan padaku !
Nagato
menggantikanku, dia mengeluarkan kain dan menempelkannya, ya... sidik jari itu
benar. Nagato segera membuka lalu mengambil berlian itu sebelum systemnya
kembali normal.
Kami berhasil tapi kami tidak langsung keluar dari sana
melainkan memperbaiki semua systemnya terlebih dahulu, mr. X kembali
mengacaukan systemya sedangkan Nagato berusaha memperbaiki sistem cctv nya,
kami bertiga keluar membawa berlian itu.
Kami bertiga
disambut oleh Nicolas yg tiba-tiba menyegat kami, dia membawa kami kembali
ketempatnya. Kami diberi tempat tidur bagikan penjara. Baiklah aku sudah muak
dan ingin pergi dari sini. Aku mengajak mr.X dan Nagato untuk kabur dari sini,
tapi sial usaha kami untuk melarikan diri diketahui oleh Frank. Saat kami
hampir berhasil untuk keluar, Frank menembak kami menggunakan obat bius.
Saat kami
tersadar kami sudah terikat lagi, dan kali ini bukan diikat di kursi atau
ditihang melainkan kami bertiga diikat saling membelakangi mulai dari tangan
badan sampai kaki kami diikat.
Frank : kalian lupa kesepakatannya ? (tersenyum licik)
Mr. X : kami lebih baik mati daripada harus menuruti semua
perintahmu
Frank : baiklah, tapi apakah kalian siap untuk mati sekarang
?
Steven : sudahlah, lakukan saja apa yg ingin kalian lakukan
Frank : wah ternyata penjahat kita sudah pasrah
( Frank mengeluarkan pistolnya dan megarahkannya kepada kami
)
Frank : kalian sudah siap, aku hitung sampai tiga
Frank mulai menghitung “satu” kami bertiga mulai cemas “dua”
apakah aku, mr.X, dan Nagato akan mati disini ? kalau boleh memilih aku belum
mau mati sekarang lagipula aku belum menikah, “tiga” ya itu adalah hitungan
terakhir dan Frank mulai menarik pelatupnya “DERR” suara tembakannya terdengar
dengan sangat jelas.
Dan saat aku membuka mata ternyata ...
To be continued..






0 comments:
Post a Comment