About

Wednesday, February 24, 2016

STEVEN HUDSON HELSING part 04





-         Steven Hudson Helsing
-         Mr. X
-         Nagato
-         Brian
-         Minamoto
 


Nicolas dan anak buahnya mendorong kami secara bersamaan, tapi tiba-tiba nagato memberontak sehingga kabin kapal bergoyang dan berhasil membuat nicolas terjatuh, akupun tak menyia-nyia kan usaha nagato aku juga melakukan apa yg dilakukan nagato dan menggeser nicolas keluar dari pesawat ini (jatuh), nicolas jatuh sendirian, tapi anak buah nicolas tidak diam saja melihat nicolas jatuh, mereka mandorong kami sampai kami bertiga jatuh.
Aku tak tahu harus berbuat apa, apalagi dalam keadaan terikat seperti ini, kami bertiga pasrah saja karena memang tak ada yg bisa kami lakukan, aku menyuruh mr. x dan nagato  untuk memejamkan mata mereka. Kami memejamkaan mata.
Gelap, dingin, angin yg berhembus menyesakkan nafasku, mungkin sekarang aku akan mati, tapi apa ini... aku merasakan seperti ada orang yang memegang tanganku, perlahan dia memegang tubuhku..  siapa dia ? aku masih memejamkan mata, sepertinya ada yg akan menyelamatkanku, perlahan aku membuka mata dan benar saja ada seseorang yg memakai parasut menyelamatkanku. Kami berdua turun dengan perlahan.
Kami mendarat dengan mulus, begitu juga dengan mr. x dan nagato yg  juga diselamatkan.
Steven : terima kasih
..... : sama-sama
Steven : tapi siapa kalian ?
..... : perkenalkan, kami dari STR
Nagato : apa itu STR
.... : sebuah organisasi rahasia, kami diperintahkan untuk menangkap kalian
Mr. x : kalian bisa membiarkan kami mati disini dan tugas kalian selesai
.... : kami tidak diperintahkan untuk membunuh kalian
(datang atasan mereka)
Steven : siapa mereka ?
.... : mereka atasan kami
Steven : jadi begitu
“DORR..” dia menembak kami bertiga dengan cepat dan akurat.
.
.
.
.
Aku terbangun dan ternyata aku berada di rumah sakit, tapi kenapa ?
...: kau sudah bangun
Steven : siapa kau ? oh iya, aku lupa kau itu yg menembak kami bertiga
... : betul sekali
Steven : sebenarnya apa yg kau mau dari kami ?
... : sebelumnya perkenalkan nama saya Brian, saya pimpinan STR.
Steven : sebenarnya apa maumu ?
brian : saya ingin kau dan kedua rekanmu masuk ke organisasi kami
steven : kau bercanda, kami hanya sekumpulan orang yg tidak berguna
brian : karena itulah, kalian sudah menjadi buronan dunia, kalian adalah orang paling di cari diseluruh dunia
steven : apa maksudmu, kau ingin kami melakukan kejahatan untukmu
brian : tidak, STR adalah organisasi baru  dan akan memberantas kejahatan dengan kejahatan
steven : aku sungguh tidak mengerti
brian : bergabunglah dengan organisasi kami atau kalian akan terus menjadi buronan dan jika kalian tertangkap, kalian akan dihukum mati
steven : bukankah kami sudah tertangkap, dan apa untungnya bagi kami kalau kami masuk organisasi milikmu
brian : status kalian sebagai buronan dunia akan dihapus, dan kalian akan tetap terlindungi di dalam organisasi ini
steven : aku tidak akan bergabung
brian : baiklah aku tidak akan memaksa tapi rekanmu mr. x dan nagato sudah sepakat untuk bergabung, jadi kami sarankan kau juga ikut bergabung, kondisi tubuh kalian juga sudah diperiksa di rumah sakit ini dan kalian sangat sehat.

.....

Ini adalah sebuah pemaksaan dan tidak ada pilihan lain selain menyetujuinya, aku, mr. x dan nagato akhirnya bergabung dengan organisasi tersebut dan kami akan melaksanakan tugas/misi pertama setelah kami siap, kami sepakat karena setelah kami menyelesaikan misi itu kami dibolehkan berlibur dan bersenang-senang dengan bebas tanpa rasa takut akan ditangkap tapi kami masih terikat dengan organisasi itu.

Misi itu adalah menangkap frank dan anak buahnya, tapi yang paling utama adalah menyerahkan frank kepada Brian atasan kami.
Misi yang merepotkan tapi misi ini harus dikerjakan.
Kami tidak mau berlama-lama tapi kami tidak punya persiapan untuk menyelesaikan misi itu.
Kami harus mempunyai senjata dan mobil untuk berjaga-jaga, malam hari nagato meunjukan jalan ke sebuah kasino besar, tanpa mepunyai uang sedikitpun kami memberanikan diri untuk memasuki kasino itu.
Tidak disangka nagato sangat pintar berjudi, sedangkan aku selalu kalah. Tapi tak apa karena nagato yang membayarnya. Semalam suntuk kami bermain disana, dan dalam waktu semalam kami sudah mendapat banyak uang walaupun tidak sebanyak saat kami merampok sebuah bank.
Siang hari kami membeli sebuah mobil bekas yang masih lumayan bagus, untuk apa ? aku juga tidak tahu, aku Cuma menuruti saja apa kata nagato.
Nagato membawa mobil itu kesebuah bengkel, sepertinya nagato sudah cukup akrab dengan orang-orang disana.
minamoto : apa kabarmu, saudaraku ?
nagato : kabarku baik, kenalkan mereka temanku (menunjukku dan mr. x)
minamoto : oh,, kenapa kamu kesini ? apakah ada masalah ?
nagato : banyak, tapi kami kesini untuk memperbaiki mobil ini.
Minamoto beserta yang lainnya memeriksa mobil itu. Perlu diketahui kalau minamoto itu adalah saudara nagato.
Steven : apa yang sebenarnya kamu rencanakan ?
Nagato : kau sendiri yang bilang kalau kita butuh beberapa mobil dan senjata
Aku sama sekali tidak mengerti tapi aku percaya kalau nagato tidak akan mengkhianati kami.
Minamoto : sepertinya butuh sekitar 2 hari untuk memperbaiki semua permasalahan mobil ini
Nagato : tolong sekalian tambahkan noz ke mobil itu
Minamoto : tenang saja, semua yang terbaik untuk mobil ini
Nagato : apakah tidak bisa sedikit dipercepat
Minamoto : 2 hari, itu sudah yg paling cepat, mungkin kalau anak buahku yang memperbaiki mobil ini, mereka akan membutuhkan waktu beberapa bulan
Nagato : baiklah, aku percayakan mobil ini, masalah pembayaran, nanti setelah mobil ini selesai.
Minamoto : santai saja, tidak usah terburu-buru.

Kami meninggalkan tempat itu, 2 hari lagi kami kembali ke tempat ini untuk mengambil mobil itu.
Mr. x : sekarang kita mau kemana ?
steven : aku tidak tahu
Mr. x : bagaimana kalau kita istirahat dulu
Nagato : itu ide yang bagus, karena setelah mobil itu selesai di modifikasi kita pasti akan sangat sibuk.

2 hari berlalu, kami kembali ke bengkel untuk mengambil mobil kami. Terlihat mobil berwarna merah marun dengan body yang masih mulus dan juga tambahan beberapa noz dibelakangnya.
Mr. x : mobil siapa ini ?
Steven : aku tidak tahu
Minamoto : ini adalah mobil kalian
Nagato : hebat, sangat sempurna. Apakah mobil ini bisa dipakai balap ?
Minamoto : tentu saja, yang tercepat di minggu ini
Nagato : apakah nanti malam akan ada balapan liar
Minamoto : tentu saja, setiap malam kamis
Nagato : baguslah,
....
*Malam hari ditempat balapan liar*
Pengemudi Mobil 1 : aku bertaruh 500.000 dolar
P Mobil 2 : $ 1.000.000
P Mobil 3 : $ 6.000.000
P Mobil 4 : $ 7.000.000
P Mobil 5 : $ 15.000.000

“ayo, masih kurang satu mobil lagi, siapa yang cukup berani dan cukup gila untuk mengikuti balapan ini ?”
Nagato : aku (mengendarai mobilnya ke arena balap)
P Mobil 3 : payah
P Mobil 2 : anak kecil dilarang main disini
P Mobil 4 : apa yang akan kau pertaruhkan
Nagato (P Mobil 6) : mobil ini
P mobil 5 : sialan, aku juga mempertaruhkan mobil ini
P mobil 3 : aku juga.
“baiklah, berarti ada 3 mobil yang mempertaruhkan mobilnya, kalau begitu kita mulai saja balapan nya”

“tiga....”

“dua....”

“satu... mulai”

Semua mobil balap itu melaju dengan sangat cepat, sedangkan aku dan mr. x menunggu di tempat balap liar tersebut.
Nagato menjadi pembalap yang paling ujung, nagato tertinggal jauh di belakang. Perlahan namun pasti nagato menyusul mobil didepannya, tak ada waktu untuk nagato, jika dia kalah maka dia akan kehilangan mobilnya.
Nagato tertinggal semakin jauh karena terhalang oleh truck kontainer didepannya tapi nagato tak menyerah begitu saja, dia berusaha mencari jalan pintas, dia berbelok di sebuah gang sempit karena dia pikir itu adalah jalan pintasnya tapi dia malah tak tahu harus mengambil jalan selanjutnya.
Disisi lain emua pembalap saling mengejar mobil paling depan tapi itu tidak mudah, beberapa mobil dibelakangnya sempat mengambil jalan pintas tapi tetap saja mobil yang paling depan tak bisa dikejar. Dan mungkin hanya nagato yang tersesat saat mengambil jalan pintas.

Karena balapan ini hanya 2 putaran, semua mobil yang ikut balap harus melewati lagi tempat start tadi, mobil yang pertama melewati garis start itu adalah mobil yang berwarna biru diikuti mobil yang lainnya sedangkan nagato entah kemana.
Aku dan mr. x yang tak tahu apa-apa  kebingungan melihat nagato yang tak kembali.
Mr. x : dimana nagato ?
steven : mungkin dia sedikit terlambat
mr. x : terlambat,, bukankah minamoto bilang kalau mobil nagato yang paling cepat ?
steven : mungkin dia kecelakaan
mr. x : mungkin juga dia membawa lari mobil itu untuknya sendiri

tak lama kemudian nagato datang dengan kecepatan yang sangat lambat, dia berheti di depan aku dan mr. x yang sedang berdebat.
Nagato : hey... apakah yang lainnya sudah finis ?
Steven : itu dia nagato, kenapa kau sangat lama ?
Nagato : aku tersesat
Mr. x : jika kau memang tak akan kabur, cepat susul mereka yang sudah jauh di depanmu
Nagato : jadi perlombaannya belum selesai ?
Steven : ini baru putaran pertama, sebaiknya kau cepat kejar mereka
Nagato : baiklah, aku janji aku akan memenangkan balapan ini

Entah kenapa story ini jadi ada unsur komedi nya walaupun sedikit, padahal gue ingin story ini penuh action tapi sampai sekarang tak ada adegan berkelahinya.
Lanjut lagi ke story ‘steven hudson helsing’
Nagato melaju dengan cepat, dia kembali mengambil jalan pintas yang tadi tapi sekarang dia tidak tersesat dan dengan kecepatan yang sangat tinggi, hingga ia kembali ke lap dan dia sempat menyenggol mobil no 4. Dia sekarang berada di posisi 3.
Perlahan dia menyalip mobil di depannya untuk mendapatkan posisi ke dua.
Dengan perlawanan yang tak begitu berarti sekarang nagato berada di posisi 2.
Tinggal satu mobil lagi di depannya, nagato mengandalkan kecepatan dan teknik mengemudinya untuk menyalip mobil di depannya. Mobil yang ada didepannya tidak percaya kalau nagato sekarang berada dibelakangnya, akhirnya pengemudi mobil itu memakai noz untuk memperjauh jarak dengan nagato tapi dia tidak melihat kalau didepannya ada belokan tajam sehingga ia mengerem dan posisinya tak begitu jauh dengan nagato, dia menggunakan noz yang kedua untuk memperjauh lagi tapi nagato tidak terpancing. Dia menyimpan noznya untuk digunakan di akhir balapan.
Tinggal beberapa ratus meter lagi menuju garis finish dan tak ada belokan lagi didepan, orang-orang sudah berteriak karena melihat mobil pertama yang cukup jauh dengan mobil yang lainnya termasuk nagato.
Akhirnya nagato menggunakan noz nya dan dia berhasil mengejar mobil pertama, tepat didepan garis finish.
Pengemudi mobil itu sangat menyesal karena ia kalah dan harus memberikan mobilnya kepada nagato.
To be continued.

0 comments: