Baiklah,
kembali lagi dengan cerbung ciptaan saya.
Cerbung ini khusus dibuat saat bulan Ramadhan ini, setelah
kedua cerita sebelumnya : LOTF, dan SHH, kali ini saya beri judu ‘Death Tone’
Walaupun
judulnya Death Tone atau dalam bahasa Indonesia berarti Nada Kematian, tapi
story ini tidak terlalu memperhatikan sisi gelapnya atau bisa juga disebut
cerita misteri yang bukan misteri.
Maksudnya
saya menghilangkan unsur misteri itu dengan genre lain, jadi bisa dibilang
kalau saya menyampingkan unsur misterinya.
Baiklah,
langsung saja pada sinopsisnya.
‘seorang remaja bernama Ikki adalah
orang yang pendiam, dia tidak banyak bergaul dan punya sedikit teman kecuali di
dunia maya, dia lebih sering bermain dengan PC dan poselnya dan melupakan dunia
nyata yang dia anggap kejam.
Suatu ketika, sepupu jauhnya datang
dan tinggal bersama dengannya, dia tidak terbisa hidup dengan seupunya karena
mereka juga baru pertama kali bertemu, eits.. jangan mikir kalau sepupunya itu
adalah seorang perempuan karena sepupunya itu adalah laki-laki.
Ikki dan sepupunya mulai akrab dan
dia berfikir kalau sepupunya itu bisa mengubah hidupnya yang tidak bermakna,
Ikki memutuskan untuk selalu bertanya pada sepupunya jika dia berada dalam
kesulitan dan pilihan yang membuatnya kebingungan.
Namun itu
tidak berjalan lancar ketika seorang wanita, teman media sosialnya mengajak
bertemu, dimulai saat itu Ikki diharuskan mengambil keputusan sendiri tanpa
bantuan sepupunya, ini merupakan awal baru dalam hidupnya dan mungkin akan
mengubah hidupnya.
Bersamaan dengan kebingungan yang
menimpanya, Ikki jatuh cinta pada sebuah alat musik yang ia temukan, alat musik
yang bisa dibilang cacat dan selalu membuat Ikki berada dalam masalah, apakah
dia akan membuangnya ? atau dia akan menyimpannya meskipun akan datang musibah
?’
Mugkin ini hanya terjadi dalam
sebuah cerita, tapi fakta bahwa “cinta itu tak pernah abadi” memang nyata,
“cinta tak akan bertahan selamanya” memang ada.
PERHATIAN
Cerita ini hanyalah fiktif
belaka, mohon maaf bila ada kesamaan nama, tempat, kejadian, atau peristiwa
yang terjadi, itu semua tidak ada unsur kesengajaan !
Next to part 01






0 comments:
Post a Comment